| Pembangunan Nasional
menuntut dukungan sumber daya manusia Indonesia yang sehat,
mandiri, beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cinta tanah air,
berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan
dan teknologi, serta memiliki etos kerja serta disiplin.
Perwujudan masyarakat berkualitas tersebut menjadi tanggungjawab
pendidikan, terutama dalam mempersiapkan peserta didik menjadi
subjek yang tanggung jawab dan profesional.
Pencatatan kehadiran siswa merupakan sarana melatih peserta
didik untuk tanggung jawab, profesional, memiliki etos kerja
serta disiplin. Namun dalam pelaksanaannya proses pencatatan
dan pengelolaan absensi siswa menghadapi beberapa masalah, diantaranya:
1. Pencatatan kehadiran yang memerlukan waktu yang lama.
2. Sulitnya monitoring ketidakhadiran siswa yang up to date.
3. Sulit untuk melaksanaan pelaporan ketidakhadiran siswa secara
cepat terutama kepada orang tua siswa.
Sitem Informasi Absensi Sekolah (SAS) hadir sebagai wujud pemanfaatan
ilmu pengetahuan dan teknologi dalam lembaga pendidikan. SAS
memberikan kemudahan dalam pencatatan, pengelolaan, monitoring,
dan pelaporan absensi siswa. Dengan memanfaatkan teknologi GSM,
SAS juga memberikan kemudahan pihak sekolah untuk melaporkan
ketidakhadiran siswa kepada orang tuanya melalui SMS.
Harapan saya semoga SAS dapat memberikan manfaat bagi peningkatan
kualitas pendidikan di Indonesia. Terima kasih.
Pembuat
A. Suhendar, S.Si.
|